Logo MS-DOS

MS-DOS merupakan sistem operasi buatan Microsoft yang dirilis kali pertama pada 1981. Kepanjangannya adalah Microsoft Disk Operating System. Sistem operasi ini tidak memiliki tampilan grafis (GUI) melainkan hanya sekedar teks saja, yang mana ketika kita ingin menjalankan program dan sebagainya, yang dapat kita lakukan adalah mengetikkan teks perintah untuk mengeksekusinya. Lalu kenapa disebut sebagai Disk Operating System? Apakah itu artinya ada sistem operasi yang Non-Disk?

Mengutip salah satu jawaban dari sebuah pertanyaan di Retro Computing SE, dapat kita ketahui bahwa pemberian nama Disk pada Operating System bermaksud agar ia dapat dibedakan dengan sistem operasi yang lainnya, yaitu DOS menyediakan dukungan terhadap disk (yang dimaksud dengan disk saat itu adalah floppy disk, diskette), sedangkan OS yang lain—yang bukan DOS—tidak menyediakannya.

 

Kenapa saya membuat artikel ini?

Baiklah, setelah kita mengetahui penjelasan singkat mengenai MS-DOS, saya akan menjelaskan cara menginstalnya di VirtualBox. Tapi mungkin di antara kalian ada yang bertanya, kenapa artikel seperti ini harus dibuat?

Oke, pertama, di dunia ini pasti ada orang yang ingin mengoleksi barang-barang antik, termasuk barang digital. Kedua, tujuan utama saya membuat artikel ini yaitu untuk melengkapi artikel instalasi Windows 3.1 dan Windows 95. Sistem operasi tersebut membutuhkan MS-DOS untuk menjalankan setup-nya.


Yang perlu dipersiapkan

Beberapa hal yang perlu disiapkan adalah:

  • VirtualBox versi terbaru (yang saya gunakan di tutorial ini adalah versi 5.1.14) yang sudah terinstal.
  • Disk image MS-DOS berupa file IMG yang bisa kamu download di sini, dan yang support CD-ROM berupa file VHD bisa kamu download di sini.

Pembuatan virtual machine MS-DOS di VirtualBox

Berikut adalah tahap-tahap pembuatan VM hingga instalasinya. Pertama kita mulai dengan pembuatan VM.

  1. Jalankan VirtualBox. Kemudian klik New untuk membuat VM baru. Isikan Name, Type, dan Version dengan: MS-DOS, Other, dan DOS. Lalu klik Next.
    Gambar 1. Pengaturan nama dan sistem operasi
    Gambar 1. Pengaturan nama dan sistem operasi
  2. Di tahap Memory size langsung saja klik Next dengan nilai default 32 MB.

    Gambar 2. Tahap Memory Size di Wizard Pembuatan VM VirtualBox
    Gambar 2. Tahap Memory Size di Wizard Pembuatan VM VirtualBox
  3. Di tahap Hard disk, pilih radio button Create a virtual hard disk now, lalu klik Create.

    Gambar 3. Tahap Pembuatan Hard Disk Virtual di VirtualBox
    Gambar 3. Tahap Pembuatan Hard Disk Virtual di VirtualBox
  4. Pada tahap Hard disk file type, pilih VDI (VirtualBox Disk Image), lalu klik Next.

    Gambar 4. Tahap Pemilihan Tipe File Hard Disk di VirtualBox
    Gambar 4. Tahap Pemilihan Tipe File Hard Disk di VirtualBox
  5. Pada tahap selanjutnya, yaitu Storage on physical hard disk, pilih Dynamically allocated, lalu klik Next.

  6. Kemudian di tahap File location and size, biarkan saja setting-nya default (nama MS-DOS, ukuran hard disk 500 MB), lalu klik Create.

    Gambar 5. Tahap Pengisian Nama File Hard Disk dan Pemilihan Ukurannya di VirtualBox
    Gambar 5. Tahap Pengisian Nama File Hard Disk dan Pemilihan Ukurannya di VirtualBox
  7. Muncullah satu item VM baru bernama MS-DOS. Sekarang kita akan memasukkan file disk image ke floppy disk virtual. Klik kanan di sana, lalu pilih Settings.

    Gambar 6. Entri virtual machine baru bernama MS-DOS.
    Gambar 6. Entri virtual machine baru bernama MS-DOS.
  8. Pilih Storage, klik pada Empty di bagian Controller: Floppy, pilih Floppy Device 0, klik icon disket dan pilih Choose Virtual Floppy Disk File….

    Gambar 7. Memilih Virtual Floppy Disk Image di VirtualBox
    Gambar 7. Memilih Virtual Floppy Disk Image di VirtualBox
  9. Pilih file floppy disk image MS-DOS yang pertama (ditunjukkan dengan angka 1), klik Open, lalu klik OK untuk menyimpan perubahan. Tahap ini merupakan aksi virtual dari memasukkan disket ke floppy disk reader di komputer.

    Gambar 8. Memilih floppy disk image MS-DOS bagian pertama
    Gambar 8. Memilih floppy disk image MS-DOS bagian pertama

Menjalankan instalasi MS-DOS di VirtualBox

Setelah semua konfigurasi VM selesai diatur, sekarang saatnya ‘menyalakan komputer’ dan menjalankan instalasi. Double-click pada item MS-DOS untuk menjalankan virtual machine-nya.

  1. Beberapa saat setelah dijalankan, muncullah layar setup berwarna biru berjudul Microsoft MS-DOS 6.22 Setup beserta petunjuk instalasinya. Untuk memulai instalasi, tekan Enter.
    Gambar 9. Tampilan Setup MS-DOS 6.22 yang Berisi Petunjuk Awal Instalasi
    Gambar 9. Tampilan Setup MS-DOS 6.22 yang Berisi Petunjuk Awal Instalasi
  2. Pilih Configure unallocated disk space (recommended) lalu tekan Enter. Setup akan membuat partisi kosong dengan letter C.

    Gambar 10. Setup menganjurkan untuk mengalokasikan disk space terlebih dahulu
    Gambar 10. Setup menganjurkan untuk mengalokasikan disk space terlebih dahulu
  3. Setup akan meminta kamu menekan Enter untuk memulai pembuatan partisi. VM pun akan di-restart. Pastikan virtual floppy disk image bagian 1 masih terpasang.

    Gambar 11. Setup meminta user menekan Enter untuk memulai pembuatan partisi dan me-restart komputer
    Gambar 11. Setup meminta user menekan Enter untuk memulai pembuatan partisi dan me-restart komputer
  4. Setelah pembuatan dan formatting partisi selesai, setup akan menampilkan pengaturan waktu/tanggal, negara, dan layout keyboard. Aturlah sesuai dengan yang kamu inginkan. Jika sudah selesai, arahkan kursor ke The settings are correct., lalu tekan Enter.

    Gambar 12. Setup menampilkan pengaturan waktu/tanggal, negara, dan layout keyboard
    Gambar 12. Setup menampilkan pengaturan waktu/tanggal, negara, dan layout keyboard
  5. Pilih direktori tempat instalasi. Biarkan saja terisi dengan C:\DOS, tekan Enter untuk memulai instalasi.

    Gambar 13. Setup meminta kamu memasukkan direktori tempat instalasi
    Gambar 13. Setup meminta kamu memasukkan direktori tempat instalasi
  6. Instalasi pun dimulai dan akan berhenti sementara di persen ke-25. Untuk melanjutkan, ubah floppy disk ke image bagian 2, lalu tekan Enter. Begitu pula ketika bagian 2 sudah selesai, ubah disk ke image bagian 3. Cara mengubah floppy disk image yaitu, klik kanan pada icon disket, pilih Choose disk image…, lalu pilih file yang dimaksud.

    Gambar 14. Setup dengan Disk 1 sudah selesai dan menunggu dimasukkannya Disk 2
    Gambar 14. Setup dengan Disk 1 sudah selesai dan menunggu dimasukkannya Disk 2
  7. Setelah instalasi selesai, setup akan meminta kamu untuk mengeluarkan disket dari floppy disk reader. Klik kanan icon disket dan pilih Remove disk from virtual drive. Kemudian tekan Enter untuk melanjutkan. Setelah itu. tekan Enter lagi untuk me-restart VM.

    Gambar 15. Setup memintamu mengeluarkan semua floppy disk dan menekan Enter
    Gambar 15. Setup memintamu mengeluarkan semua floppy disk dan menekan Enter
  8. Tadaaa! Seperti inilah MS-DOS yang baru saja terinstal di VirtualBox.

    Gambar 16. Tampilan sistem operasi MS-DOS 6.22
    Gambar 16. Tampilan sistem operasi MS-DOS 6.22

    Cobalah menjalankan beberapa perintah dasar DOS seperti membuat direktori (MKDIR), melihat struktur direktori (TREE), dan melihat versi OS (VER). Untuk men-shutdown OS ini, kamu tinggal mematikannya langsung dengan menekan tombol power di komputer (di VirtualBox: klik Close, pilih Power off the machine dan klik OK).


Mengaktifkan Dukungan CD-ROM untuk MS-DOS

Untuk mengaktifkan dukungan CD-ROM di MS-DOS, kamu perlu menginstal MS-DOS khusus yang telah include CD-ROM support. Tapi sampai saat ini saya belum menemukan file floppy disk image-nya. Jadi di sini saya hanya menyediakan file VHD yang sudah jadi yang bisa kamu pasang di VM (cara memasangnya mudah kok). Setelah itu kamu tinggal menyalakan VM-nya.


Selanjutnya apa?

Untuk selanjutnya, kamu bisa mulai melakukan instalasi sistem operasi Windows 3.1 atau Windows 95 di virtual machine yang terinstal MS-DOS ini. Atau mungkin kamu ingin mencoba menjalankan command line lanjutan dan mengoperasikan program-program DOS di sana.


Sekian artikel mengenai cara menginstal MS-DOS 6.22 di VirtualBox ini. Ucapan terima kasih untuk kamu yang telah mengikuti tutorial yang saya buat ini dan sampai jumpa di artikel berikutnya!